Putri-Ku yang terkasih, Aku sangat senang melihat bagaimana kamu mengikuti Sabda-Ku dengan penuh iman dan ketaatan. Kasih-Ku kepadamu sangatlah kuat. Begitu pula kasihmu kepada-Ku. Kini kamu dapat merasakan betapa Aku sangat dekat di hatimu. Kini kamu bersatu dengan-Ku, putri-Ku. Aku dan Bapa-Ku Yang Kekal serta Roh Kudus – Tritunggal Mahakudus, bersukacita atas tanggapanmu terhadap panggilan yang sangat penting ini. Kami, beserta semua malaikat dan para kudus, berjalan bersamamu setiap hari untuk melindungi kamu dalam Tugas yang paling Suci ini.
Tabahkanlah hatimu dan teruslah memegang Tangan-Ku. Ijinkanlah Aku membimbingmu dalam perkataanmu, demi memberi kesempatan kepada umat manusia untuk akhirnya bisa memahami Kebenaran sebelum Peringatan Agung itu terjadi. Peringatan Agung ini, yang berasal dari Kerahiman dan Kasih, sebagai Karunia terakhir bagi anak-anak-Ku, akan segera terjadi. Kepada setiap anak-anak-Ku akan diperlihatkan kehidupan mereka, dosa-dosa mereka, kesalahan-kesalahan, dan setiap penghinaan yang mereka lakukan terhadap saudara-saudari mereka, di mana semuanya itu terjadi dalam sebuah pengalaman mistik. Tak ada seorang pun, baik pria, wanita, mau pun anak-anak di Bumi ini, yang akan dikecualikan.
Beberapa orang akan merasa sangat terkejut dan sedih karena dosa-dosa dalam hidup mereka, dan akan segera berpaling kepada-Ku, Hakim mereka yang Adil, dan menebus diri mereka sendiri. Mereka, karena kasih dan penyesalan, akan memohon Belas Kasihan.
Yang lainnya akan merasa begitu muak dan terkejut oleh cara bagaimana dosa-dosa mereka diungkapkan, sehingga mereka akan mati sebelum sempat memohon pengampunan.
Dan kemudian akan ada orang-orang, yang selama ini mengikuti si penipu. Dalam ketakutan mereka, ketika menyaksikan dosa-dosa jahat dalam kehidupan masa lalu mereka melintas di hadapan mereka, mereka akan melarikan diri. Mereka akan mencoba bersembunyi, tetapi tak ada tempat untuk sembunyi. Dengan berkelit dan menghindar mereka akan, antara menerima apa yang mereka saksikan dan memohon pengampunan saat itu juga, atau, berpaling dan menggeliat karena malu dan ngeri, tetapi tidak akan memohon Belas Kasihan.
Kemudian ada pendosa terakhir. Ketika dosa-dosanya diperlihatkan kepadanya, yang akan dia lakukan hanyalah berdebat dan menyangkal bahwa dia telah melakukan pelanggaran berat terhadap Perintah-perintah Allah. Dia hanya akan menyangkal kebenaran dan berpaling masuk ke dalam kegelapan Neraka abadi.
Tak Seorang pun akan ditolak oleh Kerahiman-Ku
Mengapa anak-anak-Ku tidak memahami hal ini? Jika mereka benar-benar bertobat dan berhasrat untuk datang dan hidup bersama-Ku di Bumi yang Baru, di mana Surga dan Bumi menjadi satu, mengapa mereka tidak meminta pengampunan? Tak seorang pun akan ditolak oleh Kerahiman-Ku yang Adil jika mereka menunjukkan penyesalan. Namun karena terlalu terpaku pada pengejaran tujuan mereka yang egois, mereka tidak dapat memahami konsekuensinya.
Bangunlah sekarang, kamu semua. Terimalah berbagai perubahan yang akan kamu saksikan melalui tindakan-tindakan jahat manusia sebagai tanda-tanda yang telah dinubuatkan, dan yang akan mendahului kedatangan-Ku kembali ke Bumi.
Biarkan Aku Menuntunmu ke Surga
Melalui nabi ini dan Kitab Kebenaran, Aku minta kepadamu, sekali lagi, demi Kasih-Ku yang mulia kepada kamu semua, berbaliklah kepada-Ku sekarang, sebelum waktunya habis. Biarkanlah Aku memelukmu dalam Pelukan-Ku. Biarkanlah Kasih-Ku mengalir melalui dirimu, dalam pikiran, tubuh dan jiwa. Bukalah hatimu dan biarkanlah Aku menuntunmu ke Firdaus-Ku di atas Bumi, di mana kamu akan menikmati kehidupan kekal. Mengapa kamu ingin memilih jalan lain menuju kehancuran yang tidak membawamu ke mana pun, ketika Kebenaran telah dinyatakan kepadamu?
Hati-Ku terasa sesak menahan kekhawatiran dan kesedihan, ketika Aku memikirkan anak-anak-Ku yang tidak mau menerima Kebenaran dari janji-Ku. Aku berkata sekali lagi, berbaliklah kepada-Ku sekarang, dan berbicaralah kepada-Ku. Undanglah Aku masuk kembali ke dalam hatimu. Aku akan membuat diriku cocok dengan jiwamu. Aku memberimu janji ini bahkan bagi jiwa-jiwa yang paling keras sekalipun. Hanya satu perkataan saja yang perlu kamu ucapkan. Mintalah kepada-Ku untuk menunjukkan Kehadiran-Ku kepadamu dengan berkata:
“Yesus, aku tersesat. Bukalah hatiku untuk menyambut Kasih-Mu dan tunjukkanlah kepadaku Kebenaran, agar aku dapat diselamatkan.”
Kata-kata Peringatan-Ku bukanlah ancaman. Peristiwa ini telah diketahui sejak kematian-Ku di kayu Salib. Mengapa kamu berpikir bahwa itu tidak mungkin terjadi? Kebenaran ada di dalam Kitab Suci, untuk dipahami oleh semua orang. Aku akan bertindak sebagai Juru Selamatmu sampai pada menit terakhir sebelum Aku datang sebagai Hakim yang Adil, supaya Aku, pada akhirnya, dapat menuntun anak-anak-Ku ke dalam keluarga-Ku yang penuh kasih, sukacita dan kebahagiaan, di mana semuanya akan hidup dalam keharmonisan untuk selama-lamanya.
Setan dan para pengikutnya akan dibenamkan ke dalam kegelapan untuk selamanya. Keluarga-Ku akan menyaksikan sukacita dan Surga Ilahi yang tak seorang pun, meski mereka hanya melihat sekilas saja apa yang dijanjikannya, akan berpaling dari kebahagiaan murni ini, di dalam Kerajaan Bapa-Ku.
Berdoalah, berdoalah memohon pengampunan dan masuklah ke dalam Kerajaan Bapa-Ku dalam kemuliaan, di mana kamu dan orang-orang yang kamu kasihi akan disambut ke dalam Terang Kasih yang Murni.
Aku akan berjuang untuk merebut kamu semua kembali.
Aku mati bagi kamu semua dan Aku akan berjuang untuk merebut kamu semua kembali kepada-Ku, terlepas dari maraknya kegelapan kejahatan di dunia ini, hingga saat-saat terakhir nanti.
Biarkanlah Aku menunjukkan kepadamu sekali lagi, betapa Aku sangat mengasihimu. Peganglah Tangan-Ku sekarang, sandarkanlah kepalamu di bahu-Ku, dan jiwamu yang lembut akan berkobar oleh kasih yang telah kamu lupakan.
Juru Selamatmu yang terkasih,
Yesus Kristus