Putri-Ku, sekalipun dunia terbagi ke dalam berbagai kelompok – mereka yang hidup sederhana dan teratur, sebagian dalam kemakmuran dan kedamaian, mereka yang menderita akibat kemiskinan dan penyakit, atau yang menjadi korban perang, dan mereka yang berkuasa – semuanya akan menyaksikan peristiwa-peristiwa mendatang yang sama dengan penuh takjub.
Banyak orang akan memandang bencana ekologis sebagai Tangan Tuhan. Yang lain akan berkata bahwa itu adalah tanda akhir zaman; sementara yang lainnya lagi akan mengatakan bahwa itu semua berkaitan dengan pemanasan global. Namun, yang terpenting sekarang adalah memahami hal ini. Dosa, ketika meningkat sampai ke tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya, akan mendatangkan kehancuran dalam kehidupanmu yang teratur. Tetapi, ketika dosa memuncak hingga ke tingkat yang dialami dan disaksikan oleh kamu semua di dunia saat ini, maka yakinlah bahwa bencana-bencana semacam itu adalah Tangan Tuhan yang sedang bekerja.
Allah Bapa Yang Kekal telah menanggapi dan bertindak dengan cara ini. Kini, ketika saatnya semakin dekat untuk membinasakan Setan dan para pengikutnya, kekacauan ekologis lebih lanjut akan dilepaskan oleh Allah dalam Kerahiman-Nya. Dia akan melakukan hal ini untuk menghentikan Setan dan semua manusia bonekanya yang busuk, yang begitu bernafsu mengejar kekayaan dan kemuliaan yang dijanjikan Setan melalui kekuatan psikologisnya.
Setan menanamkan pikiran-pikiran dan tindakan-tindakan jahat ke dalam jiwa-jiwa yang cukup lemah untuk membiarkan diri mereka dikuasai oleh kekuatan posesifnya. Orang-orang seperti itu memiliki ciri-ciri yang sama. Mereka egois, terobsesi dengan ambisi-ambisi dan kekayaan duniawi, serta kecanduan penyimpangan seksual dan kekuasaan. Mereka semua akan berakhir di Neraka jika mereka terus mengikuti pemujaan terhadap Antikristus, yang akan segera menyatakan dirinya kepada dunia.
Banyak orang yang tidak bersalah tidak mempercayai keberadaan Setan, Antikristus, atau bahkan, Allah Bapa Yang Mahakuasa. Jadi mereka menutup mata. Namun, mereka bertanya-tanya juga mengapa masyarakat di tempat mereka tinggal runtuh. Mereka tidak dapat memahami kecepatan yang menakutkan dari runtuhnya tatanan keluarga tradisional. Mereka menganggapnya sebagai penyakit masyarakat modern. Apa yang tidak mereka ketahui adalah bahwa Setan menjadikan keluarga sebagai target utamanya. Ini karena ia tahu bahwa jika keluarga runtuh maka masyarakat pun akan runtuh. Banyak yang menyadari hal ini karena kenyataan itu semakin jelas terlihat di dunia saat ini.
Kemudian amatilah amoralitas seksual. Kamu berpikir, betapa mengerikannya masyarakat yang telah dipenuhi dengan kebejatan ini. Sekali lagi, apa yang tidak kamu sadari adalah bahwa Setan bertanggung jawab atas setiap tindakan amoralitas yang keji di dunia ini. Meskipun kamu, yang terperangkap dalam dunia pergaulan bebas, penyimpangan seksual dan pelecehan terhadap orang lain, akan menganggap perbuatan-perbuatan ini sebagai sumber hiburan, dan dalam beberapa kasus, sumber penghasilan – kamu harus tahu bahwa tindakan-tindakan ini akan menjadi tiketmu menuju api Neraka abadi. Bagi setiap tindakan seksual bejat yang kamu lakukan, demikian pula tubuhmu, meskipun kamu akan berada dalam wujud roh, akan terbakar seolah-olah dalam daging, untuk selamanya. Setiap bagian tubuh manusia yang kamu salah gunakan melalui dosa berat akan menderita rasa sakit yang paling hebat di dalam api Neraka. Mengapa kamu menginginkan ini? Banyak dari kamu, jiwa-jiwa malang yang tertipu, tidak menyadari bahwa kamu belum pernah diberitahu tentang Kebenaran ini, Kebenaran bahwa Surga, Api Penyucian dan Neraka sungguh ada. Banyak pelayan kudus dari Gereja-gereja-Ku yang bermaksud baik telah begitu lama tidak menekankan Ajaran ini. Sungguh memalukan. Aku menangisi penderitaan batin mereka karena banyak dari mereka sendiri tidak sungguh-sungguh mempercayai adanya Neraka. Jadi bagaimana mungkin mereka bisa berkhotbah tentang kengerian Neraka? Mereka tidak bisa, karena banyak yang memilih jawaban yang mudah. “Allah itu Maharahim. Dia tidak mungkin mengirimmu ke Neraka. Benar, bukan?”
Jawabannya adalah tidak – Dia tidak melakukannya. Itu benar, karena Dia tidak akan pernah memalingkan wajah dari anak-anak-Nya. Tetapi kenyataannya, banyak sekali jiwa yang terhalang oleh dosa berat yang telah memikat mereka untuk melakukannya, menjadi kecanduan akan dosa-dosa mereka, terus menerus dan berulang-kali. Mereka berada dalam kegelapan yang pekat – merasa nyaman dengan kebejatan moral mereka sendiri – sehingga mereka terus memilih kegelapan ini bahkan setelah kematian. Maka mereka tidak dapat diselamatkan. Mereka telah memilih jalan ini atas kehendak bebas mereka sendiri – sebuah Karunia dari Allah yang tidak dapat Dia campuri. Tetapi Setan bisa. Dan dia melakukannya.
Pilihlah kehidupan mana yang kamu inginkan, jalan hidup menuju Allah Bapa Yang Kekal ke Surga, atau Setan, si penipu, ke dalam api Neraka yang kekal. Tidak ada cara lain yang lebih jelas untuk menjelaskan akibatnya kepadamu, anak-anak-Ku. Oleh karena Cinta dan Belas Kasih-Ku-lah, Aku harus mengajarkan Kebenaran ini kepadamu.
Pesan ini dimaksudkan untuk membuatmu sedikit gentar, karena dengan memperlihatkan apa yang akan menimpa mereka, Aku menyatakan Kasih Sejati-Ku kepada kamu semua.
Sudah saatnya menghadapi masa depan, bukan hanya demi dirimu sendiri, tetapi juga demi teman-teman, keluarga, dan orang-orang terkasih yang kamu pengaruhi melalui perilakumu. Perilaku melahirkan perilaku. Dalam hal mereka yang tak berdosa, kamu bisa saja tanpa sadar menuntun dan membawa mereka ke jalan menuju kegelapan abadi akibat ketidaktahuan.
Jagalah jiwamu. Jiwa adalah Karunia dari Allah. Hanya itu yang akan kamu bawa ke dunia selanjutnya.
Juru Selamatmu
Yesus Kristus